Membaca al-Fatihah Terbukti Bisa Menurunkan Depresi dan Meningkatkan Imunitas

Assalamu’alakum, Sahabat JMMI.
Dilansir dari Jurnal Psikologi tahun 2015, membaca Al Fatihah secara Reflektif Intuitif mampu menurunkan depresi dan meningkatkan imunitas seseorang. Reflektif adalah membaca dengan memahami makna ayat Al Fatihah yang dibaca. Pemahaman ilmu tersebut direfleksikan kedalam proses kehidupan subjek yang dilalui selama ini. Proses intuitif adalah dengan merasakan makna Al Fatihah yang dibaca.

Pada pengujian dan teknisnya, subjek (orang yang stres) sebelum memulai kegiatan membaca Al Fatihah reflektif intuitif harus melakukan kewajiban untuk mandi, makan dan berwudhu terlebih dahulu. Subjek kemudian diminta mengisi buku catatan hatiku untuk mengetahui apa yang dirasakannya saat ini dan persepsi subjek terhadap kehidupannya selama ini sebelum sesi pelatihan dimulai. Subjek sebelum membaca Al Fatihah diwajibkan untuk melaksanakan adab membaca seperti mengikhlaskan diri membaca Al Fatihah demi Allah SWT, beristighfar memohon ampun, tawadhu’ atau merendahkan diri dan membaca doa sebelum memulai membaca Al Fatihah.

Subjek kemudian membaca Al Fatihah sebanyak tiga kali secara sendiri-sendiri dengan mengeluarkan suara. Subjek dapat memilih tempat yang membuat nyaman. Fasilitator kemudian menjelaskan makna Al Fatihah dan kemudian mengajak subjek untuk melakukan refleksi makna ayat Al Fatihah yang mereka baca kedalam proses kehidupan mereka. Fasilitator kemudian menjelaskan mengenai proses intuitif. Subjek diminta untuk merasakan makna ayat yang mereka baca.

Subjek kemudian mengisi buku catatan hatiku lagi. Pemberian buku catatan hatiku untuk melihat apakah ada perubahan perasaan dan persepsi subjek setelah mengikuti sesi ini. Hasilnya, dengan membaca Alquran secara Reflektif-Intuitif dapat berpengaruh signifikan terhadap penurunan depresi sebesar 46% dan peningkatan imunitas sebesar 58,7%.

-Sumber : Julianto, V. (2015). Membaca Al Fatihah Reflektif Intuitif untuk Menurunkan Depresi dan Meningkatkan Imunitas.Jurnal Psikologi.42 (1), 34-46

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram”
(QS. Ar-Ra’d:28)

Badan Akademik dan Prestasi JMMI ITS, Santun Bersahabat

#AkpresJMMI
#Artikel
#Keajaiban
#Yukbacaalfatihah
#JMMI1718
#SemangatMENGINSPIRASI
#SenseOfDakwah
#ITSSurabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *