Hari Lahir Pancasila

2018-05-01 18:01

Dalam rangka mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, panitia BPUPKI menyelenggarakan sidang untuk merumuskan dasar negara Republik Indonesia. Dimulai pada tanggal 28 Mei 1945, para tokoh bangsa bergantian menyampaikan usulan dasar negara RI.

Hingga pada tanggal 1 Juni 1945, Bung Karno mendapat giliran untuk menyampaikan gagasannya tentang dasar negara Indonesia merdeka. Dalam pidatonya, Sukarno mengatakan “Namanja bukan Pantja Dharma, tetapi saja namakan ini dengan petundjuk seorang teman kita ahli bahasa, namanja ialah Pantja Sila”

Pidato yang tidak dipersiapkan secara tertulis terlebih dahulu itu diterima secara aklamasi oleh segenap anggota Dokuritsu Junbi Cosakai (BPUPKI).

Selanjutnya Dokuritsu Junbi Cosakai membentuk Panitia Kecil untuk merumuskan dan menyusun Undang-Undang Dasar dengan berpedoman pada pidato Bung Karno tersebut. Dibentuklah Panitia Sembilan (terdiri dari Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Mr.AA Maramis, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakir, Agus Salim, Achmad Soebardjo, Wahid Hasjim, dan Mohammad Yamin) yang ditugaskan untuk merumuskan kembali Pancasila sebagai Dasar Negara berdasar pidato yang diucapkan Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945, dan menjadikan dokumen tersebut sebagai teks untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Pancasila… dalam lambangnya, sila pertama yang berbunyi “Ketuhanan yang Maha Esa” diletakkan di tengah dan paling depan, mengartikan bahwa sila ini menjiwai sila-sila selanjutnya. Hal ini bermakna bahwa founding fathers Indonesia menghendaki pengamalan nilai agama dalam kehidupan sehari-hari kita.

Akhirnya, segenap keluarga JMMI ITS mengucapkan Selamat hari lahir Pancasila, semoga kita senantiasa Istiqomah mengamalkan lima dasar negara Indonesia..
#MemperingatiHariLahirPancasila
#SenseofDakwah
#SemangatMENGINSPIRASI
#JMMIinspirasi1718
#RumahMuslimITS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *