Sumber: Dokumen Pribadi
Sumber: Dokumen Pribadi

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh kemuliaan, dimana Al-Quran diturunkan secara sempurna, bulan dimana dilipatgandakannya pahala-pahala. Berbicara masalah Ramadhan identik dengan Puasa dan juga Zakat. Zakat merupakan rukun islam yang ke tiga. Perintah Zakat sudah ada sejak tahun ke-2 Hijriyah, tidak lama setelah diturunkannya perintah puasa, kemudian dikenal dengan zakat fitrah atau zakat fitri. Zakat merupakan nama bagi sejumlah harta tertentu yang diwajibkan Allah SWT untuk dikeluarkan dan diberikan kepada yang berhak menerimanya dengan persyaratan tertentu pula.

Dalam hadits disebutkan bahwa,

Ibnu Umar mengatakan, “Rasulullah saw. mewajibkan zakat fitrah satu sha’ dari kurma, atau satu sha dari syair (gandum) atas hamba sahaya, orang yang merdeka, laki-laki perempuan, anak kecil dan dewasa dari kalangan muslimin. Dan beliau memerintahkan untuk ditunaikan  sebelum orang-orang keluar melaksanakan shalat ied. (HR. Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari, II:547, No. hadits 1432)

Hal ini menunjukan bahwasanya zakat merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap muslim. Kecuali orang yang tidak memiliki kelebihan makanan atau harta, dari keperluan tanggungannya pada malam dan pagi hari raya.

Sering kali terjadi dalam masyarakat, penyaluran zakat yang tidak tepat sasaran. Dalam dunia pendidikan misalnya, sering kali zakat yang terkumpul disalurkan kepada siswa/siswi sekolah tersebut yang kategori ekonominya paling rendah diantara siswa/siswi yang lain. Padahal belum tentu parameter tersebut termasuk dalam 8 ashnaf (golongan) yang berhak menerima zakat. Dalam Al-quran surat At-Taubah ayat 60, disebutkan 8 kriteria kondisi orang yang berhak mendapatkan zakat. Diantaranya yaitu :

  1. Fakir, adalah golongan orang yang tidak mempunyai harta dan tidak mempunyai pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya (primer)
  1. Miskin, adalah golongan orang yang mempunyai harta dan pekerjaan, tetapi tidak dapat mencukupi kebutuhan hidupnya (primer)
  1. Amil, adalah golongan orang yang bertugas menghimpun dan membagikan zakat
  1. Mu’allaf, adalah golongan orang yang baru masuk islam dan imannya masih lemah. Serta orang kafir yang ingin masuk islam
  1. Riqab, adalah golongan orang yang memerdekakan hamba sahaya
  1. Gharim, adalah golongan orang yang terbelit hutang dan tidak bisa membayarnya, tetapi tidak dalam hal maksiat kepada Allah SWT
  1. Sabilillah, adalah golongan orang yang bersungguh-sungguh menegakkan syariat islam
  1. Ibnu Sabil, adalah golongan orang yang kehabisan bekal dalam perjalanannya.

Tulisan oleh: Liswatul Ketua Kemuslimahan JMMI 1718

Poster oleh: Ilham Salo Pimpinan Redaksi Islamic Press JMMI 1718

🔻🔺🔻🔺🔻🔺🔻🔺🔻🔺🔻🔺🔻🔺🔻🔺🔻

Follow us on:
Instagram: JMMI ITS
Line: @pcn8008r
Facebook: @page.jmmi.its
Web: jmmi.its.ac.id

#JuniMenujuKemenangan
#SemangatmengINSPIRASI
#SenseOfDakwah
#JMMI1718
#ITSSurabaya

 

SHARE
Previous articleCatching Lailatul Qadr
Next articleMASJID VS MALL
Kita lihat hari ini, banyak kerusakan di muka bumi terjadi karena bukan orang Islam yang menguasai Media. Kami, Islamic Press JMMI ITS 1617 berusaha menghadirkan perubahan bagi kebaikan umat Islam melalui media. Bersama-sama kita wujudkan media yang menjadi pencerdas masyarakat. Islamic Press, sang Inisiator Perubahan !!!