Sumber: Google
Sumber: Google

Tentu kita masih ingat akan apa itu THR (Tunjangan Hari Raya). THR merupakan hak pendapatan pekerja menjelang Hari Raya Keagamaan yang dikeluarkan oleh perusahaan berupa uang. Biasaya pemberian THR berkisar pada H-14 lebaran atau 2/3 bulan Ramdhan. Walau bukan satu-satunya alasan, THR disebut-sebut sebagai pendorong terbesar majunya shaf masjid pada akhir Ramadhan.

Bulan Ramadhan ibaratnya sebuah kompetisi dimana semakin menjelang akhir kompetisi para peserta yang masih bertahap semakin sedikit, ibaratnya yang tersisa adalah para jawara-jawaranya. Bagi siapa pada bulan Ramadhan ini masih tetap bertahan dan masih istiqomah niatnya mencari ridha Allah adalah umat pilihan yang benar-benar beriman.

Bisa kita lihat di masjid-masjid, para jamaah shalat taraweh semakin mendekati akhir ramadhan jumlah para jamaahnya semakin berkurang, pak ustadz sering kali membuat lelucon yang menyatakan “banyak kemajuan di masjid-masjid di akhir Ramadhan…!!!” Kemajuan dalam hal ini adalah shaf/ baris jamaah yang kosong di masjid semakin maju dengan kata lain jumlah orang sholat semakin berkurang. Kemanakah mereka ?

Tak pelak lagi kemajuan zaman telah sukses membawa dampak yang kurang baik terhadap perilaku umat manusia, membuat menjadi umat yang lebih cinta dunia, hedonism dll. Menurut mereka dunia lebih berharga daripada akhirat.

Kemanakah mereka para jamaah shalat terawih yang 2/3 awal Ramadan memenuhi masjid ?

Ternyata arah kiblat mereka telah bergeser jauh, yang kemari berjamaah shalat terawih di masjid, kini mereka telah berjamaah berlomba-lomba memburu bararang dengan pesta diskon di mall, buka bersama dengan teman lama dari TK hingga SMA dsb.

Para umat islam disaat terakhir ini tengah sibuk mempersiapkan Idul Fitri yang dalam hitungan hari akan menjelang. Selain berpergian ke mall, ada juga sebagian para ibu rumah tangga yang kemarin mengisi shaf di masjid kini mengisi kesibukan di dapur menyiapkan beraneka makanan untuk lebaran mendatang.

Obral diskon pahala pada 1/3 akhir bulan Ramdhan masih kalah dengan obral diskon di mall sehingga masjid ditinggal dan Mall pun menjadi tempat bertandang.

Tulisan oleh: Edo Yoga Staff Ahli Islamic Press JMMI 1718

Poster: google

🔻🔺🔻🔺🔻🔺🔻🔺🔻🔺🔻🔺🔻🔺🔻🔺🔻

Follow us on:
Instagram: JMMI ITS
Line: @pcn8008r
Facebook: @page.jmmi.its
Web: jmmi.its.ac.id

#JuniMenujuKemenangan
#SemangatmengINSPIRASI
#SenseOfDakwah
#JMMI1718
#ITSSurabaya