Sumber: Dokumen Pribadi
Sumber: Dokumen Pribadi

Malam Lailatul Qadr terjadi pada 1 malam ganjil pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan (Malam ke 21, 23, 25, 27, atau 29). Pendapat yang paling kuat, terjadinya malam Lailatul Qadr itu pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan: Aisyah r.a. berkata, “Rasulullah ber’itikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, dan beliau bersabda, ‘Carilah malam qadar pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan. (HR Bukhari dan HR Muslim).

Apa spesialnya selain hanya turun setahun sekali? Mengapa setiap orang menginginkannya?

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadar: 3). An Nakho’i mengatakan, “Amalan di lailatul qadar lebih baik dari amalan di 1000 bulan.” (Lihat Latho-if Al Ma’arif, hal. 341). Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada lailatul qadar lebih baik dari shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar. (Zaadul Masiir, 9: 191). Ini sungguh keutamaan Lailatul Qadar yang luar biasa.

Lailatul Qadr bak pasangan idaman setiap orang, yang mana semua orang bermimpi untuk mendapatkannya.

Malam 21, 23, dan 25 sudah terlewati. Bagaimana? Sudahkah bertemu dengan ia yang kau idam-idamkan?

Sudah kau temukankah ia di balik persembunyiannya?

Masih tersisa  27 dan 29. Jangan patah arang mengejarnya.

Tulisan oleh: Farid Staff Ahli Islamic Press JMMI 1718
Poster oleh: Ilham Salo Pimpinan Redaksi Islamic Press JMMI 1718

🔻🔺🔻🔺🔻🔺🔻🔺🔻🔺🔻🔺🔻🔺🔻🔺🔻

Follow us on:
Instagram: JMMI ITS
Line: @pcn8008r
Facebook: @page.jmmi.its
Web: jmmi.its.ac.id

#JuniMenujuKemenangan
#SemangatmengINSPIRASI
#SenseOfDakwah
#JMMI1718
#ITSSurabaya

 

SHARE
Previous articleJACKPOT RAMADHAN
Next articleSiapa Saja sih Prioritas Zakat Fitrah?
Kita lihat hari ini, banyak kerusakan di muka bumi terjadi karena bukan orang Islam yang menguasai Media. Kami, Islamic Press JMMI ITS 1617 berusaha menghadirkan perubahan bagi kebaikan umat Islam melalui media. Bersama-sama kita wujudkan media yang menjadi pencerdas masyarakat. Islamic Press, sang Inisiator Perubahan !!!