Masalah umat islam semakin beragam seiring perkembangan zaman, yang membuat kita lebih berhati hati dalam berbuat sesuatu. Kita dapat mencegahnya dengan benteng-benteng kekuatan agar dapat melangkah tetap dijalan yang benar. Mari kita kupas macam-macam kekuatan tersebut.

Yang pertama, Kekuatan Iman.

Kekuatan Iman ini merupakan dasar dari kekuatan lainnya karena iman berasal dari hati yang suci, iman secara harfiah dapat diartikan sebagai pembenaran dan penetapan, meyakini dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan dilakukan dengan amal perbuatan. Dalam hal ini seperti rukun iman, yang isinya, iman kepada Allah, malaikat, kitab-kitab Allah, Rasul Allah, hari akhir, dan qada dan qadar. “Kekuatan Iman harus dijaga. Al Qur’an bicara maka itu baru benar” demikian yang disampaikan oleh Prof. Abdullah Shahab.

Yang kedua, Kekuatan Ideologi.

Ideologi secara sederhana mempunyai maksud cara kita memandang terhadap suatu hal. Dalam islam, cara pandang sendiri yang sudah diatur dalam Al Qur’an dan hadist sehingga kita memiliki batasan terhadap pandangan itu sendiri. Pandangan inilah yang akan membedakan seorang muslim yang memegang teguh hukum Allah dengan yang tidak. Ideologi umat islam tentu tidak boleh bercampur dengan ideologi lain seperti ideologi liberal atau komunis.

Yang ketiga, Kekuatan Aqidah.

Aqidah secara umum dapat diartikan keyakinan yang kokoh akan sesuatu dan tanpa keraguan. Jika keyakinan tersebut sesuai dengan realitas maka aqidah tersebut benar, tetapi jika tidak sesuai maka aqidah tersebut salah. Aqidah yang dimaksud di sini tentu merupakan aqidah dalam islam karena merupakan aqidah yang benar.

Selanjutnya yang ke-empat adalah Kekuatan Ilmu.

Masyarakat muslim harus memiliki dasar ilmu yang kuat sehingga kita dapat menyaring hal-hyal yang terjadi di masyarakat. Tidak boleh asal dalam menerima informasi, harus dilalui dengan proses tabayyun. Ilmu ini penting dalam kehidupan di zaman ini untuk melengkapi kekuatan-kekuatan lainnya

Yang terakhir, Kekuatan Ekonomi.

Prof Shahab mengatakan bahwa Kekuatan Ekonomi bahkan lebih kuat dan efektif daripada ayat-ayat panjang atau dakwah. Dewasa ini, ekonomi hal yang penting atau krusial karena dengan kekuatan ekonomi seperti memberikan uang  mempekerjakan seseorang, kita dapat membuat orang tersebut mengikuti apa yang kita pinta.

Itulah beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah dan menyelesaikan masalah yang telah dihadapi oleh umat islam. Semoga kita dapat menjadi pribadi muslim yang kuat  dengan memiliki Kekuatan tersebut. Kita tetap beristiqomah dan tawadhu’ kepada ALLah SWT agar mendapat hidayah untuk melangkah di jalan yang benar.

Wallahu ‘Alam.

Diambil dari kajian ITS Cinta Subuh, oleh Prof Abdullah Shahab.

 

Edo Yoga

Teknik Infrastruktur Sipil 2015 | Staff Departemen Islamic Press JMMI ITS 2016/2017

Editor : Muhammad Richa