41.media.tumblr.com

Islam memang agama yang indah karena disetiap perintahnya pasti ada maksud tertentu yang sangat bermanfaat bagi diri manusia itu sendiri. Bahkan yang sunnah sekalipun pasti ada manfaat yang banyak jika kita mengetahui dan mengerjakannya. Berikut adalah manfaat dari shalat dhuha:

1. Mengganti Sedekah dengan Seluruh Persendian

Dari Abu Dzar, Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda, “Pada pagi hari diharuskan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih (Subhanallah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahmid (Alhamdulillah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahlil (Laa ilaha illallah) bisa sebagai sedekah, dan setiap bacaan takbir (Allahu akbar) juga bisa sebagai sedekah. Begitu pula amar ma’ruf (mengajak kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi (diganti) dengan melaksanakan Shalat Dhuha sebanyak 2 raka’at,” (HR. Muslim no. 720).

Tubuh kita terdiri dari 360 sendi yang harus bersedekah setiap harinya, dengan shalat dhuha inilah kita dapat menyedekahi sendi kita. Bahwa, “Manusia memiliki 360 persendian. Setiap persendian itu memiliki kewajiban untuk bersedekah.” Para sahabat pun mengatakan, “Lalu siapa yang mampu bersedekah dengan seluruh persendiannya, wahai Rasulullah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas mengatakan, “Menanam bekas ludah di masjid atau menyingkirkan gangguan dari jalanan. Jika engkau tidak mampu melakukan seperti itu, maka cukup lakukan shalat dhuha dua raka’at,” (HR. Ahmad, 5: 354. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih ligoirohi).

2. Akan Dicukupi Urusan di Akhir Siang

Dari Nu’aim bin Hammar Al Ghothofaniy, beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang,” (HR. Ahmad (5/286), Abu Daud no. 1289, At Tirmidzi no. 475, Ad Darimi no. 1451 . Syaikh Al Albani dan Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih).

3. Mendapatkan Pahala Haji dan Umrah yang Sempurna

Setelah shalat shubuh berjamaah di masjid alangkah baiknya untuk meneruskannya sampai shalat dhuha.

Dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang melaksanakan shalat shubuh secara berjama’ah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh.”

Beliau pun bersabda, “Pahala yang sempurna, sempurna dan sempurna,” (HR. Tirmidzi no. 586. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

4. Termasuk Shalat Awwabin (Orang yang Kembali Taat)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah menjaga shalat sunnah dhuha melainkan awwab (orang yang kembali taat). Inilah shalat awwabin,” (HR. Ibnu Khuzaimah, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib 1: 164).

Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Awwab adalah muthii’ (orang yang taat). Ada pula ulama yang mengatakan bahwa maknanya adalah orang yang kembali taat,” (Syarh Shahih Muslim, 6: 30).

Semoga tulisan ini bermanfaat dan menambah wawasan khazanah islam kita.

Penulis: Bayu Sektiaji || Mahasiswa Teknik Informatika ITS || Staf Departemen Islamic Press JMMI 1516

Editor: Muhammad Richa, Arning Susilawati

  • Diyan Wahyu

    If we have known it,
    will we still feel dificult to implement it?