Buku yang menceritakan kisah pengalaman dari pengusaha Amerika Serikat dengan metode yang dimilikinya. Dia, mengubah perusahaan dan mendapat timbal balik dari customer baik itu secara materil maupun sosial. Bahkan dia mengembangkang staf yang dulunya malas-malasan berubah menjadi staf yang efisien dan taktis.

Seorang staf yang mungkin kita gunakan untuk membantu suatu pekerjaan ternyata mempunyai kemelut tersendiri. Mulai dari staf yang malas-malasan, tidak ada motivasi dalam pekerjaan, bahkan terburuknya dia hanya menjadi beban bagi manajernya. Inilah yang membuat tugas manajer begitu memberatkan karena harus mengatur staf dan juga bertanggung jawab kepada atasan.

Ada yang membagikan kisahnya untuk mengatur staf hingga staf ini layak menjadi staf terbaik hingga mendapat promosi jabatan. Iya, benar dengan metode manajemen satu menit ini bahwa staf bisa diubah dan menjadi staf yang dapat diandalkan.

Bagaimana bisa? Metode ini bermula dengan evaluasi, dengan artian bahwa setiap staf mengevalusi kinerja manajer bahkan perusahaan. Staf juga memberikan saran serta memberitahu apa yang dapat membuat setiap staf termotivasi. ketika semua hasil jaras (jaring aspirasi) dari staf di pegang oleh manajer untuk di kelompokan baru diberikan kepada atasan untuk dikelola dan dikerucutkan. Merepotkan kah? Tidak! Ini sebenarnya sangat profesional bahkan di dalam kalangan organisasi terkecil sekalipun.

Beberapa buku membuat tipe tersendiri untuk membentuk staf dengan baik. Bahkan, di buku ini terdapat segmentasi dalam hal pembagian beban kerja yang akan dikerjakan oleh staf. Ada juga perilaku apa yang nantinya bisa dilakukan manajer untuk membentuk staf sesuai yang diinginkan perusahaan.

Sebagai manajer, perlu untuk mengkomposisikan perintah dan bantuan dengan baik. Karena jika teralu condong ke perintah seakan staf hanya akan dipekerjakan saja. Jika, hanya bantuan yang diberikan maka staf akan merasa berkuasa dan dapat malas-malasan. Sungguh, akan membuat diri kita sebagia manajer akan tidak berguna jika kita tetap melakukan hal seperti biasa.

Nah, dalam beberapa kasus yang ada di buku ini akan menjadi hal yang baik dan rekomended  untuk semua kalangan. Bahkan, jika perlu JMMI ITS mengadopsi dan memberlakukan hal ini. Sungguh sayang dakwah dianggap biasa dan hanya berlaku seperti ini dan ini. Tetapi, ingat juga keprofesionalitas sangat diinginkan oleh staf agar menjadikan organisasi ini berharga.

Penulis: Jimmy Restu S || Mahasiswa Diploma Teknik Sipil ITS || Medium Leader Komisi B FSLDK JMMI 1516

Editor: Arning Susilawati