Tarawih ke-12 Ramadhan 1436 H, Ramadhan Di Kampus (RDK) JMMI TPKI ITS 1516 mengundang Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Nuh, DEA sebagai penceramah di kajian sebelum shalat tarawih yang bertemakan “Tingkat Kebermanfaatan Seorang Manusia.”

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI 2009-2014 tersebut, membuka majelis dengan sebuah hikmah dari pepatah Ali bin Abi Thalib bahwa “Kematian orang shalih adalah akhir kebahagiaan untuk dirinya sendiri, namun sebaliknya, kematian bagi orang yang jahat adalah kebahagiaan untuk orang lain.”

Memaknai nasihat tersebut, mantan Rektor ITS Surabaya periode 2003-2007 itu mengajak agar menjalin hubungan yang baik dengan orang lain hingga seperti pada kematian orang shalih. Ada beberapa tingkatan mengenai sebuah hubungan/ikatan.

Pertama, adalah ikhwan yang merupakan sebuah ikatan biasa, kehadirannya menyenangkan, ketidakhadirannya biasa saja.

Kedua, adalah shahabat. Ikatan ini dapat dikenali dari kehadirannya yang selalu dinanti dan selalu membuat sedih ketika tidak hadir.

Ketiga, adalah ikatan persahabatan layaknya Rasulullah Saw dan Abu Bakar. Suatu ketika, Rasulullah Saw mengajak Abu Bakar untuk menemani beliau hijrah ke Madinah. Di perjalanan, tepatnya di Gua Tsur, Rasulullah Saw memutuskan untuk berhenti lalu beristirahat.

Dilihatnya sekitar gua, terdapat banyak lubang-lubang, dan pada lubang yang terakhir oleh Abu Bakar ditutupi menggunakan kakinya, lalu Rasulullah Saw tidur dipangkuan Abu Bakar. Dalam lelapnya Rasulullah, Abu Bakar tidak terasa meneteskan air mata karena digigit ular, dan Rasulullah Saw pun bangun. Pada kesempatan itu, Rasulullah Saw bertanya pada ular, mengapa ular tersebut berani menggigit kaki Abu Bakar. Jawaban sang ular adalah, “Sudah sejak lama aku menantikan kehadiranmu ya Rasulullah. Aku ingin melihat wajahmu, namun Abu Bakar menutup jalanku untuk melihatmu.”

Diakhir kajian, Prof. Nuh yang saat ini menjadi Dosen Teknik Elektro ITS berpesan “Belajarlah dari Abu Bakar yang setia menjadi shahabat Rasulullah Saw dalam mengajak ke dalam kebaikan, hingga taruhan nyawa Abu Bakar rela demi menjaga Rasulullah Saw.”

Reporter: Arning Susilawati

Editor : Aul