GMAIL (Gebyar Manarul ilmi) JMMI ITS 2015 kembali hadir dengan serangkaian acara. Seperti halnya Sabtu (21/02/2015) kemarin tepatnya di Pascasarjana ITS. GMAIL mempersembahkan acara seminar inspirasi dan keilmuan dengan tema “Saatnya yang Muda yang Berkarya.” Pembicara kali ini adalah Dr. Warsito, M.Eng dan dr. Gamal Albinsaid.

Dr. Warsito yang merupakan penemu ECVT dan ECCT  ini mengawali slide presentasi “From Knowledge to Values” sebagai motivasi bagaimana pentingnya mengembangkan ilmu agar bermanfaat bagi sekitar. Arti manfaat berarti ada kontribusi terhadap masyarakat yang sejatinya merupakan esensi dari dakwah. Bukti keseriusan alumnus Teknik Kimia Universitas Shizuoka Jepang dalam dunia pengetahuan adalah hingga saat ini masih meneliti interaksi antara gelombang dan materi.

“Semua berawal dari persamaan Laplace dan Poisson yang sering tercantum pada soal-soal ujian masuk perguruan tinggi. Bagaimana persamaan Laplace dan Poisson bisa digunakan untuk menyelamatkan nyawa manusia? Butuh waktu setidaknya 20 tahun untuk menemukan manfaat persamaan keduanya. Ada pun yang telah diketemukan yakni digitalisasi aktivitas otak yaitu brain to brain communication” penjelas dari Doktor kelahiran Karanganyar mengenai gelombang dan materi.

Pada akhir presentasi, laki-laki kelahiran 15 Mei 1967 berpesan kepada kawula muda yakni “Temukan apa yang menjadi passion anda dan senangi itu.“

Usai presentasi mengenai dunia Laplace dan Poisson, materi selanjutnya dari dr. Gamal Albinsaid yang kembali memberikan motivasi. Laki-laki kelahiran 1989 ini merupakan CEO dari Indonesia Medika dan menjalankan klinik asuransi sampah di daerah Malang, Jawa Timur. Peraih penghargaan Internasional untuk kategori pemuda, “The HRH Prince of Wales Young Sustainability Entrepreneur” dari Kerajaan Inggris pada 31 Januari 2014 lalu memberikan gambaran mengenai passion yakni “Konsep untuk menemukan passion dari dalam diri diantaranya pleasure (kesenangan), strength (bidang yang dikuasai) dan meaning (makna).”

Kedua presentasi ditutup dengan sesi tanya jawab dari peserta. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya yang mengacungkan tangan saat sesi tersebut baru dimulai. Peserta seminar kali ini bukan hanya berasal dari ITS saja, ada juga peserta dari luar kampus ITS. Sebut saja salah satu peserta dari UNS Solo, meski tidak muda lagi, beliau yang merupakan seorang guru dan sedang menempuh kuliah S3 bersemangat datang untuk mengikuti seminar ini. Tak ketinggalan seorang siswa SMA yang juga turut datang. Beragamnya peserta seminar kali ini semakin menambah semaraknya acara.

Pada akhir acara, kedua pemateri menyampaikan pesannya kepada pemuda bahwa “Sejatinya semangat jiwa muda ditandai dengan kemampuan intelektual yang meng-global, jiwa nasionalisme yang kuat, serta didukung oleh spiritualitas sehingga akan tercipta harmoni” ungkap dr. Gamal.

Dari Dr. Warsito pun demikian, “Intinya, pemuda harus kreatif! Bukan tiba-tiba langsung jadi tetapi butuh perjalanan sedikit demi sedikit untuk mencapai apa makna dari sebuah pembelajaran sehingga hasil akhirnya adalah sebuah alat yang bermanfaat untuk masyarakat.”

Tentang acara keilmuan GMAIL kali ini, salah satu peserta menuturkan kesannya “Terima kasih kepada Allah SWT karena memberi kesempatan kepada panitia GMAIL untuk melaksanakan seminar ini . Walaupun seminar keilmuan tetapi tetap ada dakwah didalamnya” Tuturnya. (ebg/Ce2/ffs)

Reporter: Eries Bagita Jayanti dan Arning Susilawati

Editor: Fadia Fadzliyana Saifuddin

SHARE
Previous articleJangan Jatuh Cinta Tapi Bangun Cinta
Next articleSay Yes to Muslim Entrepreneur
Kita lihat hari ini, banyak kerusakan di muka bumi terjadi karena bukan orang Islam yang menguasai Media. Kami, Islamic Press JMMI ITS 1617 berusaha menghadirkan perubahan bagi kebaikan umat Islam melalui media. Bersama-sama kita wujudkan media yang menjadi pencerdas masyarakat. Islamic Press, sang Inisiator Perubahan !!!