Kamis ( 19/2/2015) dalam memperingati hari berdirinya Masjid Manaru Ilmi, diadakan kembali serangkaian acara yang telah disiapkan. Acara yang bertajuk GMAIL ( Gebyar Manarul Ilmi ) merupakan serangkaian acara yang menjalin kerjasama seluruh LDJ-ITS dengan tujuan bergerak untuk umat dan merajut ekspansi dakwah. GMAIL tahun ini merupakan GMAIL yang ke 25, dimana dalam acara tersebut diadakan beberapa seminar seperti “Jangan jatuh cinta, tapi bangun cinta”, “ saatnya yang muda yang bereaksi “, dan berbagai acara lainnya.

Sekjen JMMI, Muhammad Dwi Febri, dalam sambutannya menjelaskan, GMAIL diakan untuk mensyiarkan Islam dan mengingatkan muslim ITS untuk terus beristiqomah dalam menjalankan syariat Islam.

Pada pembukaan GMAIL tersebut, Setia Furqan Khalid, dari tim SCT yang bergerak dalam bidang motivator, hadir untuk memberikan seminar motivasi dengan tema “Jangan Jatuh Cinta, Tapi Bangun Cinta”. Selain sebagai motivator, ia juga aktif menulis buku, seperti “Jangan Kuliah Kalo Gak Sukses”, ”Jangan jatuh cinta tapi bangun cinta “, dan lain-lain.

“Jangan jatuh cinta tapi bangun lah cinta, karena dengan membangun cinta akan semakin kuat bukan karena adanya syahwat tetapi karena allah. Punya pacar putusin aja kalo belum siap nikah,“ ujarnya menjelaskan materi.

Ia juga menjelaskan bahwa sesungguhnya jodoh adalah cerminan diri. “Sesungguhnya jodohmu itu adalah cerminan dirimu, maka barangsiapa yang ingin jodohnya baik maka berbuat baiklah juga.“

Salah satu peserta memberikan testimoni, bahwa seminar tersebut menyadarkan diri bahwa pacaran itu tidak ada manfaatnya sama sekali. “Menurut saya seminar tersebut baik, dari sisi materinya mengajak kaum muda untuk menghindari pacaran, karena dengan pacaran dapat menimbulkan keinginan syahwat yang membuat kita dosa “ Jawab Herta salah seorang peserta seminar tersebut. (deo/fzb)

 

____

Reporter: Deo Siregar
Editor: Fauzi Bahrudin

SHARE
Previous articleUngkapan Ayi, Ingin Berhijab di “ Gerakan Tutup Aurot ”
Next articleSaatnya yang Muda yang Berkarya
Kita lihat hari ini, banyak kerusakan di muka bumi terjadi karena bukan orang Islam yang menguasai Media. Kami, Islamic Press JMMI ITS 1617 berusaha menghadirkan perubahan bagi kebaikan umat Islam melalui media. Bersama-sama kita wujudkan media yang menjadi pencerdas masyarakat. Islamic Press, sang Inisiator Perubahan !!!