Serambi timur Masjid Manarul Ilmi ITS pada Rabu ba’da magrib (11/02) dikunjungi peserta pendaftar dari program ITS Ngaji yang merupakan bagian dari ITS CAQ. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya mahasiswa (total peserta sekitar 700 mahasiswa) yang mengikuti tes mengaji untuk kemudian di masukkan pada kelompok yang sesuai dengan kemampuan peserta. Tidak hanya mahasiswa yang turut andil, beberapa dosen pun mengikuti program ini. Dan, apa itu ITS CAQ? Berikut penjelasannya.

CAQ merupakan kepanjangan dari Cinta Al Qur’an, dimana “ITS CAQ merupakan program dakwah departemen syiar JMMI ITS 1415 yang terdiri dari gerakan Sak Halaman Sak Dino (satu halaman satu hari-red) atau lebih keren dengan SHSD. Untuk mengetahui follow up dari SHSD maka perlu adanya pembinaan dan pelayanan yakni dengan membuat program ITS Ngaji. Adanya ITS Ngaji tersebut merupakan transformasi dari program ITS Menghafal yang diselenggarakan oleh pengurus JMMI ITS 1314. Penyelenggaraannya pun berkolaborasi antara pengurus JMMI 1415 dan pengurus ta’mir Masjid Manarul Ilmi ITS” ungkap salah seorang panitia Novita Sari (Mahasiswa Biologi, 2012), saat dijumpai sedang mengurus jalannya tes pendaftar untuk penentuan program dari ITS Ngaji.

Lalu, apa perbedaan antara ITS Menghafal dan ITS Ngaji? Arif Tri Mardianto (Mahasiswa Teknik Fisika, 2012), selaku ketua panitia menuturkan “Sebenarnya sama saja, hanya nama kegiatannya yang berbeda, agar persepsi seseorang memandang bahwa kita akan belajar membaca, bukan langsung menghafal karena ditakutkan akan menimbulkan persepsi jika program ini semata-mata hanya untuk menghafal sehingga memperkerdil keinginan seseorang untuk belajar membaca Al-Qur’an. Karena dalam programnya pun untuk memperbaiki bacaan sambil sedikit-sedikit menghafal. Oleh karena itu dipilih diksi ngaji.”

Program ITS Ngaji terbagi menjadi:

IQRO’, yakni untuk mereka yang masih terbata-bata dalam membaca Al-Qur’an dan juga bagi mereka yang sama sekali tidak bisa membaca Al-Qur’an.

TAHSIN, ditujukan untuk belajar memperbaiki bacaan (makhojul huruf dan tajwid) serta nantinya akan diarahkan untuk menghafal juz 30.

TAHFIDZ, bagi mereka yang tahsinnya sudah baik, dan ingin belajar menghafal Al-Qur’an, dan

AL-QUR’AN, yakni program bagi mereka yang benar-benar ingin menuntaskan hafalan 30 juz, dibawah bimbingan Ust. Baidun Ma’nun, Lc.

Bagi panitia, secara keseluruhan, ITS CAQ bertujuan untuk meramaikan masjid karena program ini bertempat di masjid, mengajak civitas akademik ITS untuk belajar membaca dan menumbuhkan keinginan untuk menghafalkan Al-Qur’an serta menjadi media dalam menyampaikan syiar dari pengurus JMMI dan ta’mir Masjid.

“Besar harapan, program ini dapat memudahkan mahasiswa dalam belajar membaca dan menghafalkan Al-Qur’an serta bisa istiqomah dalam menjalankannya. Karena, akan lebih sempurna jika ITS bukan hanya terkenal dengan mahasiswa teknik saja tetapi mahasiswa maupun civitas akademika yang qur’ani” pernyataan Novita menutup wawancara kami.

Reporter: Arning Susilawati

SHARE
Previous articleGMAIL 25
Next articlePengumuman #ITSngaji Batch 1
Kita lihat hari ini, banyak kerusakan di muka bumi terjadi karena bukan orang Islam yang menguasai Media. Kami, Islamic Press JMMI ITS 1617 berusaha menghadirkan perubahan bagi kebaikan umat Islam melalui media. Bersama-sama kita wujudkan media yang menjadi pencerdas masyarakat. Islamic Press, sang Inisiator Perubahan !!!
  • lisa wahono

    Assalamu’alaikum….
    utk CAQ apakah bisa diikuti oleh anak TK? bagaimana cara mendaftarnya?
    Wassalamu’alaikum

    Lisa.
    lisawahono@yahoo.com