Apa arti pemuda bagimu? Apakah sekedar manusia berumur 18-35 tahun yang memiliki gejolak emosi yang tidak stabil? Atau dipersempit lagi dengan pengertian “pemuda adalah mahasiswa”? Jika kita berbicara mengenai definisi pemuda menurut bahasa, jawabannya akan memiliki arti yang sempit. Namun, jika kita berbicara mengenai ARTI pemuda, bisa jadi jawaban masing-masing dari kita akan berbeda.

Pemuda adalah manusia yang memiliki semangat yang bergejolak. Semangat untuk mengubah sekitarnya ke arah yang lebih baik. Energi yang dimiliki seorang pemuda masih cukup tinggi, sehingga aktivitas dan mobilitasnya pun masih bisa dibilang tinggi jika dibandingkan dengan manusia pada kelompok usia lain. Karena semangat dan energi yang masih menggebu-gebu itulah, kiprah pemuda sering terdengar kiprahnya. Juara lomba di sana-sini, organisasi kepemudaan di sana-sini, semua merupakan produk pemuda. Bahkan, Budi Utomo pun memprakarsai berdirinya organisasi ketika beliau masih menjadi seorang pemuda.

Namun, jika kita melihat kondisi sekarang, benarkah demikian?

Kemajuan zaman membuat banyak pemuda semakin terlena, bahkan mulai terkungkung pada zoma aman. Kebiasaan untuk membaca post-post pendek di media sosial membuat mereka semakin enggan untuk membaca buku-buku tebal yang sarat akan ilmu pengetahuan. Kebiasaan berpikir praktis membuat mereka enggan untuk menganalisa keadaan. Kebiasaan untuk selalu tercukupi kebutuhannya membuat mereka enggan untuk mencari sendiri apa yang kurang.

Mau bukti? Coba tengok perpustakaan kampusmu. Silahkan tanyakan berapa persen buku-buku referensi yang dipinjam mahasiswa setiap harinya. Lalu coba tanyakan ke seluruh mahasiswa, berapa persen dari mereka yang setiap hari membuka media sosial dan mengecek post-post atau tweet-tweet terkini? Coba cek situs-situ berita di internet. Apakah ada berita penting yang panjang tulisannya lebih dari 4 halaman, lalu mendapat banyak respon dari kalangan pemuda? Coba kalkulasikan, dan lihat perbandingannya. Pertanda baik atau burukkah ini?

Kembali pada pertanyaan awal, apa arti pemuda? Pemuda dituntut secara moral untuk bisa memberi arti kepada orang-orang di sekitarnya. Secara tidak langsung, masyarakat memandang pemuda sebagai makhluk yang sarat akan pergerakan dan gebrakan baru. Kesempatan pemuda untuk berkarya masih terbuka lebar. Akan sangat disayangkan bila pemuda hanya menghabiskan waktu sebagai manusia konsumtif pada masa mudanya. Banyak contoh pemuda yang telah berkarir di berbagai bidang dan karya mampu membuat perubahan besar di daerahnya, baik yang masih menjadi mahasiswa maupun yang sudah berstatus alumni. Kiprahnya pun bisa kita baca di berbagai media.

Bagaimana dengan kita, yang notabene masih berstatus mahasiswa? Sudahkah kita berkarya untuk membangun bangsa? Bagaimana kita mau berkarya bila masuk kelas pun kita masih TA? Bagamana kita mau berkarya bila mencontek dalam ujian masih menjadi andalan? Bagaimana kita mau berkarya bila melangkahkan kaki untuk berbuat lebih pun masih enggan untuk dilakukan? Apakah kita rela membuat diri kita tenggelam dalam arus kehidupan tanpa memberi arti apapun? Apakah kita mau hanya menjadi buih-buih di lautan, yang nantinya hanya hanyut karena arus?

Kembali pada pertanyaan awal, apa arti pemuda? Apa artiMU sebagai pemuda?
Silahkan jawab dan renungkan.

_________

Penulis: Shafira Aulia Rosyida
Tulisan tersebut adalah tulisan terbaik peringkat ke-3 dari karya yang masuk dalam JMMI Writing Challenge November 2014 – #Pemuda. Selengkapnya baca disini.

SHARE
Previous articleYasya : Peraih Medali Emas, Kebanggaan Bangsa
Next articleSecarik Surat Cinta untuk Pemuda Indonesia
Kita lihat hari ini, banyak kerusakan di muka bumi terjadi karena bukan orang Islam yang menguasai Media. Kami, Islamic Press JMMI ITS 1617 berusaha menghadirkan perubahan bagi kebaikan umat Islam melalui media. Bersama-sama kita wujudkan media yang menjadi pencerdas masyarakat. Islamic Press, sang Inisiator Perubahan !!!